Logo

Cara Melakukan SADARI: Panduan Deteksi Dini Kanker Payudara

Penulis: Tim Kaiser Cancer Center

Bagikan:

Ditinjau oleh

detail image article
Diagnosis & Screening

Kamu mungkin sudah mengenal bentuk payudaramu sehari-hari, tapi apakah kamu tahu perubahan kecil apa yang perlu diwaspadai?

Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) adalah cara sederhana untuk mengenali perubahan pada payudara secara mandiri. Cara melakukan SADARI yang benar meliputi beberapa langkah, mulai dari mengamati payudara di depan cermin, meraba payudara dan puting, hingga memeriksa area ketiak dan sekitar tulang selangka. 

Meski bukan pengganti pemeriksaan medis atau skrining seperti mammografi, rutin melakukan SADARI membantu kamu lebih peka terhadap perubahan yang tidak biasa pada payudara. Simak panduan langkah-langkah melakukan SADARI di bawah ini.

Key Takeaways: 6 Langkah SADARI

  1. Amati di depan cermin: perhatikan bentuk, ukuran, simetri, dan perubahan kulit.
  2. Amati dengan posisi tangan berbeda: angkat kedua tangan dan perhatikan kembali apakah ada perubahan pada bentuk atau permukaan payudara.
  3. Raba payudara: gunakan tiga jari dengan gerakan melingkar dan spiral.
  4. Periksa puting: tekan lembut untuk melihat ada-tidaknya cairan.
  5. Ulangi saat berbaring: raba seluruh area dengan bantal kecil di bawah bahu.
  6. Periksa ketiak dan tulang selangka: area ini juga termasuk jaringan payudara.

Bagaimana Cara Melakukan SADARI?

Terdapat beberapa langkah SADARI menurut Kemenkes (Kementerian Kesehatan)1 yang bisa kamu terapkan di rumah. Berikut adalah langkah-langkahnya.

1. Amati Payudara di Depan Cermin

Langkah SADARI yang pertama adalah dengan berdiri di depan cermin dan amati payudara. Berikut panduannya:

  1. Berdirilah dengan tegak tanpa mengenakan pakaian atas.
  2. Perhatikan bentuk, ukuran, dan simetri payudara.
  3. Amati apakah terdapat perubahan kulit, seperti kerutan, lekukan, atau tampilan seperti kulit jeruk.
  4. Angkat kedua tangan ke atas kepala dan amati kembali payudara untuk melihat apakah terdapat perubahan yang tidak biasa.

Catatan: Perbedaan ukuran antara payudara kiri dan kanan adalah hal yang normal sehingga kamu tidak perlu panik jika mendapati kondisi ini.

2. Tegangkan Otot Dada

Selanjutnya, tegangkan otot dada untuk membantu menonjolkan bentuk atau benjolan yang mungkin tersembunyi. Berikut caranya:

  1. Letakkan kedua tangan di pinggang.
  2. Dorong siku ke depan.

3. Raba Payudara dengan Tangan

Langkah selanjutnya adalah meraba payudara dengan cara berikut:

  1. Angkat lengan kiri dan gunakan tiga jari kanan untuk meraba payudara kiri.
  2. Lakukan gerakan melingkar dari tepi ke arah puting, atau spiral dari luar ke dalam.
  3. Ulangi pada payudara kanan.

Baca juga: Jenis Kanker Payudara: Kenali Ciri dan Perbedaannya

4. Periksa Puting

Memeriksa kondisi puting adalah salah satu langkah penting yang juga perlu dilakukan:

  1. Tekan lembut puting untuk melihat apakah ada cairan keluar.
  2. Apabila puting mengeluarkan cairan abnormal (berwarna kuning, hijau, atau berdarah), segera konsultasikan ke dokter.

5. SADARI saat Berbaring

Kamu dapat mengulangi pemeriksaan dengan posisi berbaring agar lebih mudah meraba seluruh area payudara:

  1. Letakkan bantal kecil di bawah bahu dan tangan di belakang kepala.
  2. Raba seluruh area payudara menggunakan gerakan yang sama seperti saat berdiri.

6. Perhatikan Area Ketiak dan Tulang Selangka

Berikan perhatian lebih pada bagian tepi luar payudara yang dekat dengan lipatan ketiak. Area ini penting diperiksa karena jaringan payudara tidak hanya terbatas di bagian utama payudara, tetapi juga meluas hingga ke area ketiak.

Baca juga: Perbedaan SADARI dan SADANIS: Metode dan Waktu Pelaksanaan

Kenali Batas Payudara

Penting juga untuk mengetahui batas-batas payudara agar seluruh area dapat diperiksa secara menyeluruh dan berurutan, tanpa ada yang terlewat. Berikut batas-batasnya:

  • Atas: sekitar 1-2 jari di bawah tulang selangka.
  • Bawah: lipatan bawah payudara.
  • Luar: dari tengah ketiak ke bawah.
  • Dalam: garis tengah dada.

Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai

Jika kamu menemukan perubahan atau benjolan pada payudara, jangan panik. Hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai faktor dan tidak selalu mengarah pada kanker payudara. Meski begitu, jika kamu menemukan salah satu dari tanda berikut saat melakukan SADARI, segera konsultasikan ke dokter:

  • Benjolan keras di payudara atau ketiak.
  • Perubahan pada kulit payudara, seperti berkeriput atau adanya cekungan.
  • Perubahan bentuk atau ukuran payudara.
  • Puting tertarik ke dalam atau mengeluarkan cairan abnormal (misalnya darah).
  • Ruam, kemerahan, atau luka yang tidak kunjung sembuh di sekitar puting atau kulit payudara.
  • Nyeri yang menetap di satu area payudara.

Catatan: Tidak semua benjolan berarti kanker. Segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga: Deteksi Dini Kanker: Pentingnya Mengenali Risiko dan Pemeriksaannya

Waktu yang Ideal untuk Melakukan SADARI

SADARI sebaiknya dilakukan secara teratur, idealnya pada hari ke-7 hingga ke-10 setelah hari pertama menstruasi, saat payudara tidak terlalu sensitif. Bagi wanita yang sudah menopause, pemeriksaan ini bisa dijadwalkan pada tanggal yang sama setiap bulan agar lebih mudah diingat dan konsisten dilakukan.

Periksakan Diri Jika Merasakan Perbedaan yang Mencurigakan

SADARI adalah langkah sederhana untuk mengenali kondisi tubuh dan mendeteksi perubahan pada payudara yang bisa mengarah ke kanker. Luangkan waktu untuk melakukannya secara rutin sebagai bentuk kepedulian pada diri sendiri.

Jika kamu merasakan ada hal yang berbeda atau mencurigakan, segera konsultasikan dengan dokter. Kamu dapat melakukan Pemeriksaan Klinis bersama tenaga kesehatan profesional kami untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Mari jaga kesehatan payudaramu bersama Kaiser Cancer Center, #CareWithClarity.

Baca juga: Ciri Kanker Payudara pada Ibu Menyusui yang Perlu Diwaspadai!

Frequently Asked Questions (FAQs)

Langkah awal SADARI? 

Langkah awal SADARI adalah mengamati payudara di depan cermin, perhatikan bentuk, ukuran, simetri, dan perubahan pada kulit, sebelum lanjut ke langkah meraba menggunakan tangan.

Apa beda SADARI dan SADANIS? 

SADARI dilakukan sendiri di rumah tanpa bantuan tenaga medis, sementara SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis) dilakukan oleh dokter atau tenaga medis terlatih dengan teknik pemeriksaan yang lebih menyeluruh. Perbandingan lengkapnya dapat dibaca di artikel Perbedaan SADARI dan SADANIS.

Apakah SADARI harus dilakukan dengan urutan 6 langkah di atas secara persis? 

Tidak harus kaku mengikuti urutan tersebut, yang terpenting adalah seluruh area payudara (termasuk ketiak dan sekitar tulang selangka) diperiksa secara menyeluruh dan konsisten dilakukan setiap bulan pada waktu yang sama.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan SADARI? 

SADARI umumnya hanya membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit dan bisa dilakukan sambil mandi atau sebelum tidur, sehingga tidak memerlukan persiapan khusus. Untuk penjelasan lebih lanjut soal manfaat SADARI dan sejak usia berapa sebaiknya mulai dibiasakan, 

Baca: SADARI: Manfaat, Kapan Dilakukan, dan Tanda yang Perlu Diwaspadai!

Referensi:

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Cara melakukan SADARI untuk mendeteksi kanker payudara [Internet]. 3 Sep 2018 [diakses pada 2025]. Tersedia dari: https://ayosehat.kemkes.go.id/cara-melakukan-sadari-untuk-mendeteksi-kanker-payudara
  2. National Breast Cancer Foundation. Breast self-exam [Internet]. 21 Jul 2026 [diakses pada 2026]. Tersedia dari: https://www.nationalbreastcancer.org/breast-self-exam/ 
  3. Uscher J, Santora T. Breast Self-Exam: Get to Know Your Breasts in 5 Steps [Internet]. Breastcancer.org. 9 Jul 2026 [cited 2026 Sep 21]. Tersedia dari: https://www.breastcancer.org/screening-testing/breast-self-exam-bse 

 

A doctor smiling at a patient at Kaiser Cancer Center

Tim Kaiser Siap Menemani Setiap Langkahmu

Kami percaya, setiap langkah menuju pemulihan layak mendapat dukungan terbaik. Tim Kaiser hadir untuk mendampingimu—membawa ketenangan, harapan, dan dukungan di setiap tahap perjalananmu melalui pendekatan medis berteknologi mutakhir dan berstandar global.

Dapatkan Informasi Terbaru dari Kaiser

Subscribe untuk tetap terhubung dan menerima update terbaru dari Kaiser.