Nafsu makan menurun setelah menjalani kemoterapi? Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk membantu menambah asupan nutrisi tetap tercukupi adalah dengan meminum jus cair yang segar karena lebih mudah dikonsumsi saat pasien kesulitan mengunyah makanan padat.
Selain itu, jus buah untuk pasien kemoterapi dapat membantu mereka yang kesulitan menelan makanan padat akibat peradangan atau sariawan parah. Namun, jus bukanlah pengganti makanan utama. Kamu perlu tetap mengonsultasikan kebutuhan nutrisi dan pilihan makanan yang sesuai kepada dokter atau ahli gizi.
Lalu, apa saja jus buah yang bagus untuk pasien kemoterapi? Ikuti pembahasan selengkapnya berikut untuk mengetahui beberapa pilihannya.
Apakah Pasien Kemoterapi Boleh Minum Jus?
Ya, pasien kemoterapi umumnya boleh minum jus buah selama bahan dan proses pengolahannya aman. Jus dapat membantu menambah asupan cairan dan zat gizi, terutama ketika pasien mengalami penurunan nafsu makan atau kesulitan mengunyah makanan. Akan tetapi, jus ini bersifat melengkapi, bukan pengganti nutrisi utama.
Selain itu, buah mengandung berbagai zat gizi, seperti vitamin, mineral, dan antioksidan, yang mendukung kesehatan tubuh. Meski begitu, jenis buah yang baik untuk pasien kemoterapi tergantung dari efek samping tiap individu.
Misalnya, pada pasien yang mengalami efek samping terapi kanker berupa sariawan atau mulut kering, sebaiknya menghindari jus dari buah citrus yang asam (jeruk dan lemon) karena dapat menimbulkan rasa perih.
Kemudian, untuk pasien yang mengalami sembelit, buah yang mengandung serat, seperti pepaya dan buah naga dapat menjadi pilihan. Buah bisa dihaluskan bersama air atau bahan cair lain sesuai kebutuhan. Namun, jus yang disaring biasanya mengandung lebih sedikit serat dibandingkan buah utuh atau smoothie yang tidak disaring.
Pilihan Jus Buah untuk Pasien Kemoterapi
Berbagai buah dapat diolah menjadi jus atau smoothie untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bagi penderita kanker yang sedang dalam masa pengobatan kemoterapi. Berikut beberapa pilihan jus buah yang dapat disesuaikan dengan selera dan kondisi tubuh.
1. Jus Blueberry
Meski ukurannya kecil, blueberry merupakan salah satu buah yang mengandung antosianin, yaitu pigmen alami yang termasuk kelompok antioksidan. Antioksidan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu stres oksidatif. Selain itu, buah ini juga mengandung vitamin C, serat, dan mangan yang baik untuk kesehatan.
2. Jus Stroberi
Stroberi merupakan sumber vitamin C dan mengandung serat, terutama jika dikonsumsi dalam bentuk buah utuh atau smoothies yang tidak disaring.
Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, membantu penyerapan zat besi, dan mendukung fungsi normal sistem kekebalan tubuh. Kandungan seratnya juga dapat membantu memenuhi kebutuhan serat harian. Selain itu, buah ini memiliki tekstur yang lembut sehingga jika dijadikan smoothies dapat membantu pasien kemoterapi yang kesulitan menelan.
3. Jus Delima
Jus buah untuk pasien kemoterapi berikutnya adalah delima yang mengandung polifenol, senyawa alami yang memiliki aktivitas antioksidan dan berpotensi memengaruhi proses peradangan serta pertumbuhan sel kanker, meskipun manfaat antikanker pada manusia masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
4. Jus Pisang
Pisang mengandung karbohidrat sebagai sumber energi, vitamin B6, serta mineral kalium. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang relatif tidak asam dapat membuat pisang lebih mudah diterima oleh sebagian pasien yang mengalami mual atau tidak nafsu makan.
5. Jus Bit
Bit mengandung folat, kalium, pigmen alami yang disebut betalain, dan senyawa polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi serta berpotensi mendukung pencegahan kanker, meskipun manfaatnya pada manusia masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Umumnya, jus ini dikombinasikan dengan buah lainnya untuk menambah nutrisi atau memperkaya rasa.
Baca juga: Buah yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Tumor, Apa Saja?
Tips Meminum Jus Buah yang Aman untuk Pasien Kemoterapi
Keamanan pangan perlu diperhatikan selama menyiapkan makanan untuk pasien kemoterapi karena pengobatan dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga rentan terkena infeksi. Berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan untuk menyiapkan jus buah dengan aman.
- Pastikan tangan dan peralatan sudah bersih sebelum membuat jus.
- Hindari buah yang rusak atau busuk karena dapat membahayakan kesehatan.
- Cuci buah hingga bersih di bawah air mengalir sebelum dikupas. Jangan pakai sabun atau cairan pemutih untuk mencuci buah.
- Gunakan sikat yang bersih untuk menggosok lapisan luar buah yang kotor.
- Ketika memblender jus, batasi tambahan gula atau sirup sesuai kebutuhan pasien, terutama jika memiliki diabetes atau perlu mengontrol kadar gula darah.
- Jika ingin menambahkan susu untuk pasien kemoterapi, pilih produk pasteurisasi dengan kandungan gula tambahan rendah.
- Jika jus buah dibeli dari toko atau restoran luar, pastikan jus telah dipasteurisasi agar memastikan bakteri telah mati.
Pilih Jus yang Sesuai dengan Kondisi Selama Kemoterapi
Jus buah untuk pasien kemoterapi dapat membantu tubuh tetap terhidrasi dan terpenuhi sebagian gizinya, khususnya bagi pasien yang mengalami efek samping berupa hilangnya nafsu makan atau kesulitan mengunyah makanan padat. Akan tetapi, pilihan buah terbaik untuk jus bergantung pada kondisi tubuh dan efek samping yang dialami.
Ingat, jus buah bukanlah pengganti terapi kanker dan belum tentu dapat memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi pasien. Kamu bisa mendapat panduan lebih detail terkait kebutuhan nutrisi pasien kemoterapi melalui layanan Konseling Nutrisi di Kaiser Cancer Center. Konseling ini akan membantu kamu menemukan pilihan makanan dan minuman sehat yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan selama perawatan.
Jadi, mari konsultasikan kebutuhan nutrisimu selama perawatan kanker untuk mendukung pemulihan yang optimal bersama Kaiser Cancer Center, #CareWithClarity.
Referensi:
- Ajmera R. Fruits that help with cancer treatment effects [Internet]. Healthline; 26 Juli 2024 [diakses 18 Oktober 2026]. Tersedia dari: https://www.healthline.com/nutrition/fruits-for-cancer-patients
- Cooper T. What are some of the best fruits to eat with cancer treatment? [Internet]. Medical News Today; 3 Juli 2023 [diakses 18 Oktober 2026]. Tersedia dari: https://www.medicalnewstoday.com/articles/best-fruits-to-eat-with-cancer-treatment
- Blood Cancer United. Myth vs. truth: juicing [Internet]. [diakses 18 Oktober 2026]. Tersedia dari: https://bloodcancerunited.org/article/myth-vs-truth-juicing
- Bonvissuto D. Healthy juices if you have breast cancer [Internet]. WebMD; [diakses 18 Oktober 2026]. Tersedia dari: https://www.webmd.com/breast-cancer/healthy-juices-during-breast-cancer-treatment
- American Cancer Society. Food safety during cancer treatment [Internet]. 21 November 2025 [diakses 18 Oktober 2026]. Tersedia dari: https://www.cancer.org/cancer/supportive-care/weak-immune-system.html
- Memorial Sloan Kettering Cancer Center. Food safety during cancer treatment [Internet]. 7 Mei 2026 [diakses 18 Oktober 2026]. Tersedia dari: https://www.mskcc.org/cancer-care/patient-education/food-safety-during-cancer-treatment
- Jones V. Healthy foods to eat during cancer treatment [Internet]. UT MD Anderson Cancer Center; 3 Oktober 2023 [diakses 18 Oktober 2026]. Tersedia dari: https://www.mdanderson.org/cancerwise/healthy-foods-to-eat-during-cancer-treatment.h00-159622590.html
- Tan ML, Sahul Hamid SB. Beetroot as a potential functional food for cancer chemoprevention, a narrative review. Journal of Cancer Prevention. 2021;26(1):1–17. Tersedia dari: https://doi.org/10.15430/JCP.2021.26.1.1








