Logo

Pemeriksaan SPOT-MAS 10: Deteksi Dini Berbagai Jenis Kanker

Penulis: Tim Kaiser Cancer Center

Bagikan:

detail image article
Diagnosis & Screening

Bagaimana jika ada satu tes darah yang bisa mendeteksi 10 jenis kanker sekaligus? Selama ini, yang kita tahu adalah skrining kanker dilakukan secara terpisah, mulai dari mammografi untuk mendeteksi kanker payudara hingga kolonoskopi untuk kanker usus besar dan rektum.

 

Namun, teknologi medis yang semakin berkembang akhirnya mendobrak batasan tersebut dengan menciptakan sebuah terobosan, yakni pemeriksaan SPOT-MAS 10. Tes darah genomik ini mampu melacak sinyal keberadaan 10 jenis kanker sekaligus hanya melalui satu kali pengambilan sampel darah. 

 

Untuk mengenal lebih jauh tentang SPOT-MAS 10, simak artikel berikut ini.

Mengenal SPOT-MAS 10: Inovasi Skrining Kanker dengan Teknologi Multi-Cancer Detection

SPOT-MAS merupakan singkatan dari Screen for the Presence of Tumor by DNA Methylation and Size. Sederhananya, SPOT-MAS 10 adalah tes darah multi-omik berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh Gene Solutions, sebuah perusahaan bioteknologi global yang bergerak di bidang solusi genomik untuk deteksi kanker dan onkologi presisi.

 

Berbeda dengan skrining konvensional yang cenderung berfokus pada satu organ saja, SPOT-MAS 10 dirancang dengan kemampuan untuk mendeteksi sinyal keberadaan hingga 10 jenis kanker sekaligus, hanya dari satu sampel darah.

 

Berikut adalah 10 jenis kanker yang dapat dideteksi dengan SPOT-MAS 10:

  • Payudara.
  • Paru.
  • Usus.
  • Perut.
  • Hati.
  • Ovarium.
  • Pankreas.
  • Esofagus.
  • Rahim.
  • Saluran empedu.

Menariknya, 7 dari 10 jenis kanker agresif yang dapat dideteksi oleh SPOT-MAS (kanker perut, hati, ovarium, pankreas, esofagus, rahim, saluran empedu) sebenarnya belum memiliki program skrining standar dalam praktik medis saat ini. 

 

Oleh karena itu, kehadiran SPOT-MAS memberikan kesempatan bagi pasien untuk mendeteksi sinyal kanker agresif bahkan sebelum gejala muncul.

 

Namun, satu hal yang perlu digarisbawahi: SPOT-MAS 10 dirancang untuk melengkapi, bukan menggantikan metode skrining yang sudah ada.

 

Baca juga: Rekam Medis Elektronik: Transformasi Pelayanan Kanker yang Terintegrasi

Apa Manfaat Pemeriksaan SPOT-MAS 10?

Deteksi sinyal kanker menggunakan SPOT-MAS 10 menawarkan sejumlah manfaat dari sisi kenyamanan hingga efisiensi. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  • Praktis dan nyaman: Prosesnya sangat sederhana karena pasien hanya perlu menjalani satu kali pengambilan sampel darah dalam satu kunjungan medis.
  • Deteksi sinyal kanker sejak stadium awal: Teknologi ini memiliki potensi besar untuk mengidentifikasi tanda keberadaan kanker sejak dini. Hal ini memberikan kesempatan bagi pasien untuk memulai pengobatan sebelum sel kanker berkembang lebih jauh.
  • Tingkat akurasi tinggi: Tes ini mampu meminimalkan risiko hasil positif palsu sehingga pasien sehat tidak perlu menjalani pemeriksaan lanjutan
  • Efisien: SPOT-MAS 10 mampu menyaring risiko jenis-jenis kanker yang selama ini belum memiliki metode skrining standar. Kemampuan ini sangat penting untuk membantu meningkatkan peluang kesembuhan dan keberhasilan penanganan pasien secara keseluruhan.

Baca juga: Mengenal MammoReady: Ketahui Risiko Kanker Payudara Lebih Awal

Bagaimana Cara Kerja SPOT-MAS 10?

Pemeriksaan SPOT-MAS 10 bekerja dengan mendeteksi circulating tumor DNA (ctDNA). Sederhananya, ctDNA adalah fragmen-fragmen DNA kecil yang dilepaskan oleh sel kanker ke dalam darah.

 

Melalui satu kali pengambilan sampel darah, teknologi SPOT-MAS 10 melakukan ctDNA testing untuk menganalisis karakteristik ctDNA secara mendalam menggunakan teknologi next-generation sequencing (NGS) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

 

Sistem tersebut akan memeriksa tiga hal utama, yakni perubahan genetik, perubahan kimiawi, hingga ukuran fragmen DNA-nya. Dari analisis ini, tim medis tidak hanya bisa mendeteksi sinyal kanker sejak dini, tetapi juga memperkirakan di organ mana kanker tersebut sedang berkembang.

Apakah Pemeriksaan SPOT-MAS 10 Akurat?

Saat mendengar ada tes darah yang bisa mendeteksi 10 jenis kanker sekaligus, pertanyaan pertama yang pasti muncul di benak kita adalah seberapa akurat hasilnya?

 

Keandalan SPOT-MAS 10 telah diuji secara klinis melalui studi yang diterbitkan dalam jurnal BMC Medicine (2025) terhadap lebih dari 11.000 peserta.

 

Studi tersebut menjelaskan bahwa SPOT-MAS 10 memiliki tingkat sensitivitas sebesar 70,83% dan spesifisitas 99,71%. Artinya, tes ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam mendeteksi sel kanker dan minim risiko hasil positif palsu pada individu sehat.

 

Selain itu, SPOT-MAS 10 telah memperoleh U.S. FDA Breakthrough Device Designation (BDD), sebuah pengakuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) yang diberikan kepada teknologi medis inovatif yang berpotensi memberikan peningkatan signifikan dalam deteksi atau penanganan penyakit serius. 

 

Penghargaan tersebut menunjukkan potensi SPOT-MAS 10 sebagai alat deteksi kanker yang menjanjikan, terutama untuk jenis kanker yang masih memiliki keterbatasan metode skrining.

 

Hingga saat ini, SPOT-MAS 10 telah digunakan oleh lebih dari 100.000 individu secara langsung di lapangan, dengan performa yang sama baiknya seperti saat masih dalam tahap uji klinis.

 

Baca juga: Hasil Pap Smear Bisa Meleset? Pahami Batas Akurasinya

Siapa yang Direkomendasikan Melakukan SPOT-MAS 10?

Secara umum, pemeriksaan SPOT-MAS 10 sangat direkomendasikan untuk orang dewasa berusia 40 tahun ke atas. Namun, pemeriksaan ini juga sangat disarankan bagi individu berusia di bawah 40 tahun dengan faktor risiko berikut:

  • Riwayat merokok yang cukup panjang atau intensif.
  • Konsumsi alkohol tinggi.
  • Memiliki anggota keluarga inti atau kerabat dekat yang pernah didiagnosis mengidap kanker.
  • Pernah melakukan tes genetik dan dinyatakan positif membawa gen kanker bawaan (seperti mutasi pada gen BRCA1, BRCA2, atau TP53).
  • Mengidap gangguan hati jangka panjang, khususnya infeksi hepatitis B atau hepatitis C.

Hasil Pemeriksaan SPOT-MAS 10

Hasil pemeriksaan SPOT-MAS 10 akan terbagi menjadi dua kategori berikut:

  • Hasil negatif: Sistem tidak menemukan adanya sinyal ctDNA yang mencurigakan di dalam aliran darah.
  • Hasil positif: Sistem menangkap adanya fragmen DNA asing yang menyerupai sel tumor di dalam darah.

Pasien yang memperoleh hasil positif wajib menjalani pemeriksaan diagnostik lanjutan untuk memastikan kondisi sebenarnya. Di sinilah teknologi AI pada SPOT-MAS 10 berperan untuk memberikan prediksi mengenai organ asal tempat sinyal tersebut pertama kali muncul.

 

Dengan prediksi tersebut, dokter dapat merencanakan langkah tindak lanjut yang jauh lebih terarah. Misalnya, langsung merujuk pasien untuk melakukan tes pencitraan (CT Scan, MRI) atau endoskopi pada organ yang dicurigai, tanpa harus membuang waktu memeriksa seluruh tubuh dari nol.

 

Baca juga: Kapan Deteksi Dini Kanker Serviks? Ini Jenis & Manfaat Skrining

Satu Langkah Kecil untuk Masa Depan yang Lebih Terjaga

Harus diakui, mendengar kata skrining kanker sering kali membuat kita merasa cemas atau bahkan takut. Namun, mendeteksi risiko sejak awal justru menjadi langkah penting agar tindakan penanganan bisa dilakukan secepat mungkin, sebelum kondisi berkembang lebih jauh.

 

Melalui teknologi seperti SPOT-MAS 10, proses skrining kini dapat dilakukan dengan lebih praktis dan nyaman hanya melalui satu sampel darah. Kehadiran teknologi ini menjadi babak baru yang mempermudah kita semua untuk lebih peduli dan berani mengambil langkah nyata dalam menjaga kesehatan

 

Untuk mendukung langkah tersebut, Kaiser Cancer Center menghadirkan pemeriksaan SPOT-MAS 10 melalui layanan Tes Genomik. Setiap pasien akan mendapatkan pendampingan dan evaluasi yang disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing, mulai dari proses skrining, interpretasi hasil pemeriksaan, hingga rekomendasi pemeriksaan lanjutan jika diperlukan.

 

Mari lindungi diri mulai sekarang dengan inovasi teknologi, pendekatan yang personal, dan layanan kanker yang terintegrasi bersama Kaiser Cancer Center, #CareWithClarity.

 

Baca juga: Cara Cek Kanker Serviks Sendiri, Cegah Risiko Sejak Dini!

 

Referensi:

Reviewer Image
dr. Temmy Winata
Head of Medical Oncology, Gene Solutions Indonesia

A doctor smiling at a patient at Kaiser Cancer Center

Tim Kaiser Siap Menemani Setiap Langkahmu

Kami percaya, setiap langkah menuju pemulihan layak mendapat dukungan terbaik. Tim Kaiser hadir untuk mendampingimu—membawa ketenangan, harapan, dan dukungan di setiap tahap perjalananmu melalui pendekatan medis berteknologi mutakhir dan berstandar global.

Dapatkan Informasi Terbaru dari Kaiser

Subscribe untuk tetap terhubung dan menerima update terbaru dari Kaiser.