Pada stadium awal, kanker serviks sering kali tidak bergejala dan biasanya baru terdeteksi saat menjalani pemeriksaan skrining serviks. Namun, jika kanker sudah menyebar ke organ tubuh lain, gejala yang ditimbulkan dapat berbeda-beda tergantung pada area yang terdampak.
Misalnya, tanda kanker serviks yang sudah menyebar ke hati adalah nyeri perut sebelah kanan, perut membengkak, hingga kulit menguning. Namun, bagaimana jika penyebaran terjadi di organ lain? Artikel ini akan mengulas ke mana saja kanker serviks dapat menyebar beserta tanda-tanda klinis yang menyertainya. Mari simak penjelasannya di bawah ini.
Apa yang Terjadi Saat Kanker Serviks Menyebar?
Ketika sel kanker serviks telah menyebar melampaui area serviks dan panggul, gejala yang muncul sangat bergantung pada organ tempat penyebaran tersebut terjadi. Kondisi penyebaran sel kanker ke organ atau jaringan lain ini dikenal dalam dunia medis sebagai metastasis.
Pada metastasis, kanker serviks sudah mencapai stadium lanjut dan fokus pengobatan umumnya bergeser untuk memperlambat perkembangan kanker, meredakan gejala, dan menjaga kualitas hidup pasien.
Ke Mana Kanker Serviks Dapat Menyebar?
Kanker serviks dapat menyebar secara lokal ke jaringan di sekitarnya, seperti parametrium dan kelenjar getah bening, dan panggul. Selain itu, kanker serviks juga dapat menyebar ke organ yang lebih jauh, yaitu:
Paru-paru.
- Hati.
- Rongga Perut
- Tulang.
Otak.
Metastasis dapat terjadi pada satu organ saja, tetapi bisa juga terjadi pada beberapa organ sekaligus. Oleh karena itu, penanganannya membutuhkan pendekatan medis yang komprehensif dari berbagai dokter spesialis dalam tim multidisiplin (MDT) untuk mengendalikan penyebaran sel kanker secara optimal.
Baca juga: Penyebab Kanker Serviks pada Wanita dan Cara Mencegahnya
Apa Saja Tanda Kanker Serviks Sudah Menyebar?
Selain gejala umum, seperti tubuh terasa sangat lelah, berat badan turun drastis, dan perdarahan abnormal pada vagina, gejala spesifik dapat muncul tergantung pada organ yang terdampak. Berikut adalah tanda atau gejala kanker serviks yang menyebar ke organ lain.
1. Tanda Kanker Serviks Sudah Menyebar ke Kelenjar Getah Bening
Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem limfatik yang berfungsi membantu mengalirkan cairan limfa dan berperan dalam sistem kekebalan tubuh.
Kelenjar getah bening juga dapat menjadi salah satu tempat yang didatangi sel kanker ketika kanker mulai menyebar. Pada kanker serviks, penyebaran dapat terjadi ke kelenjar getah bening di area panggul.
Salah satu gejala penyebaran kanker serviks ke kelenjar getah bening adalah kelenjar terasa lebih keras atau membengkak akibat tersumbatnya aliran cairan limfa. Pembengkakan ini paling sering terjadi pada kaki (limfedema) dan perut (asites).
2. Tanda Kanker Serviks Sudah Menyebar ke Hati
Jika kanker serviks menyebar ke hati, maka gejala yang dapat ditimbulkan akan berkaitan dengan gangguan pada fungsi hati. Berikut adalah tanda-tanda kanker serviks stadium lanjut yang bermetastasis ke hati:
Rasa tidak nyaman atau nyeri di sisi kanan perut, terutama area kanan atas karena hati berada di bagian tersebut.
- Mual atau merasa tidak enak badan.
- Nafsu makan menurun dan berat badan berkurang.
- Perut membengkak akibat penumpukan cairan (asites).
- Kulit dan biasanya bagian putih mata menguning (jaundice).
Kulit terasa gatal.
3. Tanda Kanker Serviks Sudah Menyebar ke Paru-Paru
Tanda kanker serviks yang menyebar ke paru-paru dapat berkaitan dengan gangguan pada saluran pernapasan, seperti berikut:
Batuk yang tidak kunjung sembuh atau menetap.
- Sesak napas atau napas terasa pendek.
- Batuk berdarah.
Penumpukan cairan di antara dinding dada dan paru-paru, yang disebut efusi pleura.
4. Tanda Kanker Serviks Sudah Menyebar ke Tulang
Jika kanker serviks menyebar ke tulang, gejala yang paling umum adalah nyeri tulang. Nyeri dapat terasa terus-menerus, memburuk pada malam hari hingga mengganggu tidur, dan bisa berupa nyeri tumpul atau nyeri tajam seperti ditusuk. Penyebaran kanker ke tulang juga dapat membuat tulang menjadi lebih lemah dan meningkatkan risiko patah tulang.
Namun, nyeri tulang tidak selalu berarti kanker serviks telah menyebar ke tulang. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor lain, seperti cedera, masalah sendi, atau gangguan tulang dan otot. Jika kamu mengalami nyeri tulang yang menetap atau mengkhawatirkan, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.
Baca juga: Manajemen Nyeri Kanker: Dukungan Penting bagi Pejuang Kanker
Bagaimana Dokter Mengetahui Kanker Serviks Sudah Menyebar?
Untuk menentukan apakah kanker serviks sudah menyebar atau belum, dokter Kaiser Cancer Center biasanya akan melakukan serangkaian pemeriksaan klinis dan pencitraan seperti berikut:
Pemeriksaan fisik dan panggul: Dokter memeriksa area serviks, vagina, rektum, serta kelenjar getah bening di sekitarnya untuk melihat tanda-tanda penyebaran lokal.
- Tes pencitraan (imaging tests):
- Rontgen: Rontgen dapat menjadi salah satu pemeriksaan awal untuk mengevaluasi kemungkinan metastasis, terutama pada paru-paru dan tulang.
- CT scan dan MRI: Digunakan untuk melihat gambaran detail organ di dalam tubuh dan membantu dokter menilai kemungkinan penyebaran kanker ke organ tertentu, seperti kandung kemih, rektum, atau kelenjar getah bening.
PET scan: Menggabungkan pemeriksaan metabolik dengan gambaran anatomi sehingga dapat membantu menemukan area tubuh yang menunjukkan aktivitas metabolik mencurigakan dan mengevaluasi penyebaran kanker.
Apakah Kanker Serviks yang Sudah Menyebar Masih Bisa Diobati?
Secara medis, kanker serviks yang sudah menyebar jauh sangat sulit untuk disembuhkan sepenuhnya. Pada tahap ini, fokus pengobatan adalah meningkatkan kualitas hidup pasien dengan memperlambat perkembangan penyakit, mengelola gejala, dan memperpanjang harapan hidup.
Berikut adalah rangkaian perawatan yang umumnya diberikan kepada pasien kanker serviks stadium lanjut:
Terapi sistemik (kemoterapi, terapi target, & imunoterapi): Bertujuan untuk membunuh atau menahan pertumbuhan sel kanker yang telah menyebar ke organ tubuh lain.
- Radioterapi: Digunakan untuk memperkecil ukuran tumor dan meredakan gejala, seperti mengurangi rasa nyeri atau menghentikan perdarahan.
- Perawatan paliatif: Penanganan medis terpadu untuk mengelola rasa sakit, mendukung kesehatan mental, serta menjaga kenyamanan pasien secara fisik dan emosional.
Uji klinis: Pasien dapat berdiskusi dengan dokter mengenai peluang mengikuti penelitian pengobatan atau terapi baru yang sedang dikembangkan.
Kenali Gejala dan Lakukan Pemeriksaan Sedini Mungkin
Tanda awal kanker serviks yang menyebar dapat berbeda-beda pada setiap pasien, tergantung organ atau jaringan yang terdampak. Umumnya, kanker serviks dapat menyebar ke kelenjar getah bening, hati, paru-paru, hingga tulang.
Untuk mengetahui kondisimu secara pasti, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis bedah onkologi di fasilitas kesehatan tepercaya. Dalam hal ini, Kaiser Cancer Center menghadirkan perawatan kanker menyeluruh dari hulu ke hilir dalam satu tempat, mulai dari Skrining & Deteksi Dini, Terapi Kanker, hingga Cancer Survivorship, Maintenance & Supportive Care.
Setiap diagnosis dan rencana terapi dievaluasi oleh kolaborasi tim dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu dalam tim multidisiplin (MDT) untuk memastikan akurasi diagnosis serta efektivitas perawatan.
Kamu juga bisa berkonsultasi secara gratis terlebih dahulu sebelum memutuskan langkah penanganan yang akan diambil. Dokter Kaiser Cancer Center akan membantumu memahami setiap tahapan pengobatan dengan jelas dan mendampingi proses pengobatan dari awal hingga akhir.
Jadi, mari mulai perjalanan pemulihanmu untuk meraih kualitas hidup yang lebih baik bersama Kaiser Cancer Center, #CareWithClarity.
Baca juga: Kegawatdaruratan Onkologi: Ini Pengertian dan Jenisnya!
Referensi:
- Zhou S, Peng F. Patterns of Metastases in Cervical Cancer: A Population-Based Study. Int J Clin Exp Pathol. 2020;13(7):1615-1623.
- Cancer Reasearch UK. Advanced Cervical Cancer [Internet]. [Diakses pada 16 September 2026]. Diakses dari: https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/cervical-cancer/advanced#symptoms-of-advanced-cervical-cancer
- Pollock DM. What to Know About Metastatic Cervical Cancer [Internet]. [Diakses pada 16 September 2026]. Diakses dari: https://www.medicalnewstoday.com/articles/metastatic-cervical-cancer
- Canceer Reasearch UK. Symptoms of Advanced Cancer [Internet]. [Diakses pada 16 September 2026]. Diakses dari: https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/cervical-cancer/advanced/symptoms
- Smith-Garcia D. Taking Control of End-Stage Cervical Cancer [Internet]. [Diakses pada 16 September 2026]. Diakses dari: https://www.healthline.com/health/cervical-cancer/end-stage-cervical-cancer-what-to-expect
- Memorial Sloan Kettering Cancer Center. Cervical Cancer Diagnosis & Stages [Internet]. [Diakses pada 16 September 2026]. Diakses dari: https://www.mskcc.org/cancer-care/types/cervical/diagnosis








